Otoritas Bursa Diminta Tolak Penggabungan Saham Bakrieland Development

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Senin 13 Agustus 2018 14:20 WIB
Bakrieland Development (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menuntut adanya keberpihakan otoritas pasar modal dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terhadap investor ritel, investor yang tergabung dalam Forum Investor Penolak Reverse Stock ELTY (Forty) meminta otoritas bursa untuk menolak rencana penggabungan nilai nominal saham atau reverse stock ELTY. Pemegang saham ritel ELTY tersebut merasa dirugikan terhadap aksi korporasi perseroan mengelar penggabungan nilai nominal saham atau reverse stock.

Ketua Anggota Forty Hidayat mengaku, sudah memberikan data-data terkait kejanggalan rencana reverse stock ELTY. "Kami sampaikan kondisi perusahaan dari sisi fundamental serta kejanggalan yang menunjukkan bahwa ELTY tidak layak untuk reverse stock dan tujuannya sangat dipaksakan," ujarnya di Jakarta.

Disampaikannya, ada kecurigaan terkait pinjaman yang diberikan Geo Link kepada ELTY. Geo Link merupakan kreditur dengan pagu pinjaman Rp500 miliar, yang meminta perusahaan melakukan reverse stock. ELTY berencana menggelar reverse stock dengan rasio 10:1. Hidayat berharap BEI dan OJK menindaklanjuti, karena disinyalir banyak pelanggaran tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dan pelanggaran hukum oleh manajemen.

Menurut Hidayat, BEI masih perlu mempelajari dugaan kerugian investor apabila reverse stock ELTY dilakukan. Dia berharap otoritas bursa segera memberi keputusan. Apalagi, dirinya menegaskan, banyak pelanggaran GCG dan hukum yang dilakukan perseroan bila aksi korporasi tersebut disetujui.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya