JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali anjlok. Pagi ini Rupiah mulai kembali berada di level Rp14.600-an per USD di tengah rencana bank sentral Amerika Serikat (AS) akan menaikkan suku bunganya.
Melansir Bloomberg Dollar Index, Kamis (23/8/2018) pukul 08.58 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 51 poin atau 0,35% ke level Rp14.625 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.620 per USD-Rp14.625 per USD.
Sementara itu, Yahoofinance juga mencatat Rupiah melemah 50 poin atau 0,34% menjadi Rp14.623 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp14.573 per USD hingga Rp14.623 per USD.
Seperti yang diberitakan Okezone, kurs dolar AS mempersempit kerugiannya terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), didorong ekspektasi baru kenaikan suku bunga lagi oleh Federal Reserve AS.
Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,11% menjadi 95,1447 pada pukul 15.00 waktu setempat (20.00 GMT) Federal Reserve AS sedang mempertimbangkan kenaikan suku bunga berikutnya pada pertemuan yang berlangsung 31 Juli hingga 1 Agustus, menurut risalah dari pertemuan terakhir The Fed yang diungkapkan pada Rabu (22/8/2018).
Anggota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) sepakat memperbarui karakterisasi ekspektasi mereka untuk evolusi tingkat suku bunga federal fund dalam pernyataan pasca-pertemuan mereka, untuk menunjukkan kenaikan bertahap lebih lanjut sambil mempertahankan kisaran target pada pertemuan saat itu, kata risalah.
(Dani Jumadil Akhir)