Dengan harga penawaran pada Rp580 per saham, maka perseroan berpotensi meraup dana segar sebesar Rp203,58 miliar.
Adapun dana IPO rencananya digunakan untuk beberapa kebutuhan perseroan. Sebanyak 94,5% dari dana tersebut akan disalurkan kepada entitas anak untuk meningkatkan kapasitas produksi, melalui pembelian beberapa mesin baru dan pembangunan pabrik.
Sisanya juga digunakan untuk menyuntik entitas anak, yang akan dipakai untuk pembangunan fasilitas distribusi berupa gudang di daerah Jawa Timur.
(Dani Jumadil Akhir)