Dolar AS Melemah, Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp14.835

Feby Novalius, Jurnalis
Jum'at 21 September 2018 09:36 WIB
Foto: Rupiah (Okezone)
Share :

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) menguat. Meski demikian, Rupiah masih berada di level Rp14.800-an per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Jumat (21/9/2018) pukul 09.27 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 14 poin atau 0,09% ke level Rp14.835 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.805 per USD-Rp14.835 per USD.

Sementara itu, Yahoofinance juga mencatat Rupiah menguat 10 poin atau 0,07% menjadi Rp14.830 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp14.800 per USD hingga Rp14.840 per USD.

Untuk diketahui, Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jatim menukarkan USD50 juta pada Bank Indonesia (BI). Hal tersebut dilakukan untuk menguatkan nilai tukar Rupiah terhadap dolar, yang saat ini Rupiah terus melemah.

Ketua Forkas Jatim Nur Cahyudi, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk simpati untuk Indonesia yang sedang mengalami pelemahan ekonomi. Dengan dilakukan penjualan uang dolar diharapkan bisa meng-influence pengusaha-pengusaha lain di Indonesia untuk menukarkan uang dollarnya menjadi Rupiah.

"Insya Allah ini akan berkelanjutan. Kita targetnya sampai rupiah stabil, kembali pada level semula. Uang USD50 juta ini kita kumpulkan selama 1 sampai 2 hari. Kita terus kampanyekan agar para pengusaha tidak menahan dolar mereka," ucap Nur Cahyudi.

Sementara itu, Moeldoko menyatakan pihaknya sangat mengapresiasi terhadap langkah yang dilakukan Forkas untuk menguatkan rupiah dengan cara menukarkan uang dolar ke rupiah. Ini sebuah tanggung jawab moral untuk bersama-sama meringankan beban pemerintah.

"Ini positif, kami memberikan bentuk apresiasi sangat tinggi pada Forkas karena dengan kesadaran menukarkan dolar tanpa ada himbauan. Pasti sebuah gerakan positif ini bisa memberikan inspirasi pada daeah lain. Jatim pelopori gerakan pertama untuk menstabilkan nilai tukar rupiah," ucap Moeldoko.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya