JAKARTA - Untuk mendanai modal kerja dan kebutuhan investasi, PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) belum lama ini memperoleh pinjaman sekitar Rp1 triliun dari dua bank yakni PT Bank Central Asia Tbk dan PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan nilai yang diperoleh masing-masing Rp350 miliar dan USD50 juta. Bila satu dolar senilai Rp15.000, maka pinjaman dalam dolar sekitar Rp750 miliar.
Sekretaris Perusahaan Malindo Feedmill, Andre Hendjan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, pinjaman dari BCA merupakaninstallment loandan akan digunakan untuk modal kerja. Sementara itu, pinjaman dari Bank CIMB Niaga akan digunakan untukrefinancing capital expenditure.
Baca Juga: Malindo Feedmill Bagikan Dividen Rp16 per Saham
”Fasilitas kredit dari Bank CIMB senilai Rp350 miliar, tujuannya refinancing capital expenditure. Fasilitas kredit dari BCA senilai USD50 juta untuk modal kerja,"ujarnya, di kutip dari Harian Neraca, Rabu (7/11/2018).
Perseroan juga memberikan jaminan utang atas aset-aset perseroan, sebagaimana yang dipersyaratkan dalam perjanjian kredit baik sekarang ataupun kemudian hari. Sebelumnya, Andre menyampaikan, perseroan berencana untuk menambah kapasitas silo dan corn dyer di Makassar. Sebelumnya, kapasitas pengolahan pakan perseroan mencapai 1,2 juta ton per tahun.