"Makannya saran saya, strateginya yang startup-startup yang belum sampai decacorn mungkin sudah unicorn, kalau unicorn Rp1 miliar, cuma Rp15 triliun. Itu yang kita dorong masuk ke bursa Indonesia," tuturnya.
"Kalau Rp150 triliun, kalau dia melakukan katakanlah kombinasi divestasi hingga totalnya yang didivestasi kombinasi 20% kan Rp3 triliun. Ada tidak yang Rp3 triliun? Siapa core investornya? Apakah yayasan dana pensiun atau apa. Ini yang harus dihitung. Itu angka yang paling rendah kalau saya itung dengan decacorn, dengan dia dilepas di pasar modal. 20% kan kecil kan," kata dia.
(iNews)
(Kurniasih Miftakhul Jannah)