Indofarma Bidik Pertumbuhan Penjualan 15% pada 2019

, Jurnalis
Kamis 27 Desember 2018 11:45 WIB
Ilustrasi: Shutterstock
Share :

JAKARTA - Performance kinerja keuangan PT Indofarma Tbk (INAF) masih diselimuti kerugian, berangkat dari hal tersebut menjadi alasan bagi emiten farmasi ini mematok bisnis tahun 2019 dengan angka pertumbuhan cukup konservatif. Di mana perseroan memproyeksikan pertumbuhan penjualan tahun depan sekitar 13%-15%.

Finance & Human Capital Director Indofarma Herry Triyatno menuturkan, kondisi ekonomi dunia masih belum stabil, ditambah lagi harga minyak dunia sedang turun dan bank sentral Amerika Serikat berencana menaikkan suku bunga menjadi tantangan kedepan. Oleh karena itu, faktor eksternal tersebut memberikan dampak pada kinerja perseroan tahun depan. Selain itu, faktor dari dalam negeri seperti pemilihan presiden juga berpotensi mempengaruhi kinerja perseroan.

”Tahun depan, kami bisa targetkan pertumbuhan penjualan 13%-15%," ungkapnya, dikutip dari Harian Neraca Jakarta, Kamis (27/12/2018).

Baca Juga: Rugi Bersih Indofarma Naik 166,5% Jadi Rp46,28 Miliar

Hingga September 2018, penjualan bersih mencapai Rp739,17 miliar, turun 4,7% dari posisi Rp776,34 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Untungnya, emiten bersandi saham INAF juga berhasil menurunkan beban pokok penjualan hingga 9,1% year on year, menjadi Rp546,44 miliar pada September 2018.

Lebih rinci, penjualan INAF di dalam negeri senilai Rp729,8 miliar hingga September 2018 turun 5,3% year on year, sedangkan penjualan ekspor senilai Rp9,36 miliar, naik 74,9% y-o-y.

Sementara itu, rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hingga September 2018 senilai Rp34,09 miliar. Kerugian INAF berhasil diturunkan dari posisi Rp64,14 miliar pada September 2017. Meskipun INAF mengalami kerugian hingga September 2018, Herry optimistis pada tahun depan akan membukukan keuntungan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya