JAKARTA - Wacana Calon Presiden Nomor urut 2 Prabowo Subianto untuk menaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dinilai tidak perlu dilakukan. Sebab menurutnya banyak hal lebih penting yang bisa dilakukan ketika dirinya terpilih sebagai Presiden RI.
Pengamat Ekonomi Indef Bhima Yudistira mengatakan, dari pada menaikan gaji PNS lebih baik Prabowo mengalokasikan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk hal-hal yang lebih produktif. Seperti mendorong anggaran belanja modal dan sosial
Saat ini sendiri porsi belanja modal berada di angka 28,5%. Sedangkan belanja Konsumsi dan sosial hanya mengalami kenaikan sebesar 4,1%.
Hal tersebut justru berbanding terbalik dengan belanja pegawai yang dialokasikan Pemerintah. Saat ini saja alokasi anggaran untuk belanja pegawai berada diangka 23,5% naik sekitar 56,5% selama lima tahun terakhir.
Jika terus dinaikan, belanja modal bisa semakin membebani APBN. Dan ini berpotensi membuat APBN tidak sehat bahkan defisit APBN bisa melebar.