"Padahal belanja modal adalah pos yang berkaitan langsung dengan pembangunan infrastruktur. Begitu juga jika dibandingkan tren kenaikan belanja sosial hanya naik 4,1% diperiode yang sama," ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (18/1/2019).
Menurut Bhima, belanja modal sendiri sangat penting untuk membangun infrastruktur. Sehingga ke depannya bisa meningkatkan daya saing yang berujung pada peningkatan angka investasi.
"Seharusnya porsi belanja modal yang terus didorong kalau ingin APBN produktif dan bisa menarik investasi serta lapangan kerja," jelasnya.
Sedangkan Anggaran sosial juga sangat penting untuk mendongkrak daya beli. Jika daya beli terus meningkat, perekonomian negara juga ikut terkerek naik.
"Kalau Presiden terpilih ingin alokasikan lebih ke belanja konsumtif maka kualitas APBN akan turun, ga mampu dorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang," kata Bhima
(Rani Hardjanti)