JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui pemerintah membangun sejumlah infrastruktur untuk meningkatkan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, guna meningkatkan kujungan wisatawan lokal maupun mancanegara. Kini Labuan Bajo tertata rapih dan menjadi salah satu destinasi wisata selain Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Tidar.
“Semakin baiknya fasilitas maka diharapkan lama tinggal wisatawan di Labuan Bajo bisa bertambah. Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur yang telah disusun oleh Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dikutip dari Instagram Kementerian PUPR, Selasa, (29/1/2019).
Baca Juga: Menhub Bakal Periksa Langsung Kelaikan Bus Pariwisata di Tempat Wisata
Tahun 2017-2018, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya telah membelanjakan anggaran sebesar Rp40,35 miliar untuk penataan kawasan di 4 lokasi yakni Kampung Ujung, Kampung Air, Kampung Tengah dan Pulau Komodo.
Selain fasilitas tersebut, Kementerian PUPR juga membangun gerbang, bangunan tiketing, shelter pengunjung, toilet dan signagen.
Kemudian, pintu air jaringan air bersih ke Pelabuhan, pekerjaan sanitasi berupa pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan kapasitas 170 m3/hari.