JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta bakal mengevaluasi hunian DP Nol Rupiah. Evaluasi ini terkait jumlah rumah susun sederhana milik (rusunami) yang akan dibangun dengan kebutuhan masyarakat terhadap hunian tersebut.
Sejauh ini pembangunan hunian DP Nol Rupiah baru dilakukan di Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Jumlah peminat di Klapa Village telah mencapai 2.400 orang, sementara unit yang dibangun PD Pembangunan Sarana Jaya hanya 709 unit. “Peminat itu relatif. Program DP Nol Rupiah punya syarat-syarat. Populasinya siapa saja. Ke depan kita akan mendata kebutuhan warga terhadap hunian ini,” ujar Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) DP Nol Rupiah Dinas Perumahan dan Permukiman DKI Jakarta Zikran Kurniawan kemarin. Evaluasi juga menyangkut lokasi dan kepemilikan lahan hunian DP Nol Rupiah, apakah berada di atas lahan pemerintah atau swasta.
Baca Juga: BI Tetapkan Bank yang Boleh Kasih KPR Tanpa DP
Rusunami tidak hanya dibangun BUMD, tapi juga perusahaan swasta ataupun BUMN. Saat ini BUMN bahkan berminat untuk membangun hunian DP Nol Rupiah. “Untuk bisa menjalankan program DP Nol Rupiah, kami sebagai UPT harus berubah menjadi badan layanan umum daerah (BLUD) terlebih dulu. Tidak mudah membuat UPT menjadi perusahaan atau BLUD, semua syarat harus dipenuhi,” ungkapnya. Terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta 2017-2022, pembangunan hunian DP Nol Rupiah mencapai 250.000 unit. Menurut Zikran, ini bukan berarti proyek hunian 250.000 unit selesai dalam waktu lima tahun pemerintahan.
Setidaknya groundbreaking bisa berjalan secara bertahap dalam lima tahun sesuai RPJMD. “Program hunian akan terus berjalan tidak hanya sampai 2022. Desainnya dibuat jangka panjang,” ucapnya. Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan menuturkan, 250.000 unit yang tercantum dalam RPJMD 2017-2022 tidak semuanya menggunakan skema DP Nol Rupiah. Hunian DP Nol Rupiah hanya 13.500 unit yang akan dibangun seluruhnya oleh PD Pembangunan Sarana Jaya selama lima tahun hingga 2022. Untuk hunian di Klapa Village, progres pengerjaan konstruksi saat ini memasuki tahap pemasangan atap (top-ping of).