Namun, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) juga telah mengumumkan luas lahan pertanian tahun 2018 yang jumlahnya berbeda dengan data Kementan tahun 2016.
Data luas lahan pertanian dari Kementan tahun 2016 adalah 8,1 juta hektare. Sedangkan jumlah luas lahan pertanian dari Kementerian ATR dan BPS tahun 2018 telah menyusut menjadi 7,1 juta hektare.
Hal itu lantas menuai tanggapan dari berbagai kalangan sebab dianggap data luas lahan pertanian yang dimiliki Kementan sudah tak relevan dan dikhawatirkan berpotensi pemborosan anggaran.
Selanjutnya Edhy menuturkan, Kementan jangan pernah ragu menyampaikan argumentasi basis perhitungan data luas lahan pertanian yang dilakukan.
"Sebagai kementerian teknis terkait, kalau datanya valid, bisa dipertanggung jawabkan, disampaikan saja," ujar Edhy.