JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno menginginkan Bank Tabungan Negara menjadi spesialisasi dalam pembiayaan perumahan. Apakah perumaham subsidi maupun non-subsidi. Dan mendorong BTN meningkatkan asetnya.
"Target saya ke BTN itu sekarang kira-kira Rp270 triliun ya asetnya. Kalau soal pembiayaannya tahun lalu perumahan 750 ribu. Kalau kita mau mengurangi backlog kita maka BTN itu harus bisa membantu sampai 1,5 juta pembiayaan (rumah) per tahun," ujar Rini di JCC Senayan Jakarta, Sabtu (2/2/2019).
Dia menjelaskan, BTN ini mortgage banking. Di mana sangat penting, apabila punya satu bank pemerintah yang mengonsentrasikan diri di perumahan.
"Mengingat 50% lebih dari masyarakat kita itu adalah kawula muda yang memang membutuhkan rumah baru," tuturnya.
Sehingga, lanjut dia, biarpun BRI, BNI dan Mandiri masuk tapi tetap BTN yang mempunyai fungsi utama untuk memberikan pembiayaan perumahan kepada masyarakat itu memang harus ditingkatkam fungsinya.