JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memastikan investasi 2019 akan melebihi capaian pada 2018. Walaupun dibayangi risiko politik seiring pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres).
Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Direktorat Wilayah 1 BKPM Agus Joko Saptono mengatakan, pihaknya sangat optimis investasi naik pada tahun politik ini. Pada 2018, investasi melandai karena melemahnya nilai tukar Rupiah dan kebijakan The Fed.
Baca Juga: Korupsi Bikin Investor Asing Enggan Berinvestasi di Indonesia
"Ada juga pengaruh lain seperti perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China," ujarnya di Jakarta, Kamis (7/2/2019).
Dia menjelaskan, optimis BKPM itu sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia keseluruhan di 2018 yang 5,17%. "Dengan gejolak perekomian global," ungkapnya.
Baca Juga: Indonesia Tidak Mungkin Bubar, Ini Alasannya
Sebelumnya, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebut Indonesia sebagai negara tujuan yang menarik bagi perusahaan-perusahaan Eropa.
"Kami menyambut baik investasi perusahaan Eropa di Indonesia yang juga mendukung industri nasional. Investor Eropa biasanya membawa serta teknologi mutakhir yang juga dapat diterapkan oleh industri lokal, hal ini sejalan dengan fokus pemerintah yang hendak menjadikan industri Indonesia 4.0," kata Kepala BKPM Thomas Lembong.
(Feby Novalius)