JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebut pembukaan pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) khusus tenaga honorer K2 bukan karena unsur politik. Melainkan murni untuk memenuhi tenaga honorer K2.
Kepala Biro Humas BKN Muhammad Ridwan mengatakan, persoalan ini memang sudah menjadi wacana pemerintah untuk segera menyelesaikannya. Hanya saja memang momennya bertepatan dengan agenda Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg).
"Enggak ada hubungannya (pembukaan PPPK dengan politik). Ini memang masalah lama yang mau kita selesaikan bareng bareng ini," ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (11/2/2019).
Baca Juga: Seleksi Pegawai Kontrak Setara PNS Bisa Rampung Maret 2019
Menurut Ridwan, saat ini Indonesia sangat kekurangan tenaga guru dan kesehatan. Banyak sekali tenaga pengajar dan kesehatan yang enggan menjadi dua profesi tersebut dikarenakan tidak memiliki anak penghasilan yang menjanjikan.
"Sama sekali enggak (ada kepentingan politik) karena sebetulnya ril kekurangan tenaga guru tenaga kesehatan," ucapnya.