JAKARTA – Indeks dolar AS melemah pada akhir perdagangan 19 Februari 2019. Kurs dolar AS justru melemah saat investor optimis perang dagang AS-China akan mereda.
Melansir Xinhua, Rabu (20/2/2019), dolar Australia secara luas dipandang sebagai barometer mood risiko global, memperpanjang kenaikan terhadap dolar AS karena China dan Amerika Serikat akan mengadakan putaran baru konsultasi ekonomi dan perdagangan di Washington minggu ini.
Baca Juga: Wall Street Libur, Dolar AS Terpukul Penguatan Euro
Investor mencerna berita bahwa Perdana Menteri Inggris Theresa May akan bertemu Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker di Brussels pada hari Rabu untuk memperjuangkan konsensus Brexit.