JAKARTA - Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta fase II belum juga dimulai. Padahal semula pembangunan fase II ini dijadwalkan akan dilakukan pada Januari 2019 lalu.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan MRT Fase II yang menghubungkan Bundaran HI- Jakarta Kota akan dilakukan pada bulan depan. Namun dirinya menargetkan jika pembangunan fase II akan dilakukan sebelum pengoperasian kereta MRT Jakarta pada akhir Maret 2019.
"Oleh karenanya kita akan segera membangun tahap II, operasi dari tahap pertama ini akan kita lakukan pada bulan Maret, kita akan trial di akhir April ini, dan kita harapkan sebelumnya tahap kedua ini segera dimulai," ujarnya saat ditemui di Stasiun MRT Jakarta Bundaran HI, Jakarta, Rabu (20/2/2019).
Baca Juga: Terintegrasi dengan MRT, Transjakarta Buka Sejumlah Rute Baru
Menurut Budi, rencana pembangunan MRT Fase II sendiri saat ini sudah tahap finalisasi. Artinya, proses peletakan batu pertama alias groundbreaking akan segera dilakukan.
"Tadi disampaikan Pak Wakil Presiden satu pekerjaan yang baik, cukup memuaskan. (Tahap II) kita lagi finalisasi," ucapnya.
Budi juga menyebut saat ini kontraktor untuk menggarap proyek tersebut. Nantinya ada kontraktor lokal juga yang menggarap proyek tersebut meskipun hanya untuk membangun pembangkit listrik yang ada di area Monas.
"Tahap dua desain sudah semuanya, kita tinggal groundbreaking, kita tender sudah juga. Groundbreaking kita harapkan bulan depan," kata Budi.
Baca Juga: Tarif Disubsidi, Menhub: MRT Jakarta Beroperasi Bulan Depan
Selain itu lanjut Budi, pemerintah juga berencana mempercepat pembuatan MRT Jakarta Fase III dan IV. Sebab menurutnya, berdasarkan hasil kajian ideal panjang rel kereta modern ini seharusnya 200 kilometer.
"Kita lagi finalisasi. Tadi ada pembicaraan untuk melakukan pembangunan di tahap ketiga, tahap keempat lebih cepat dan wakil presiden mengundang kita untuk rapat rencana rencana ke depan," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)