JAKARTA - Kelancaran sistem pembayaran tetap terpelihara, baik dari sisi tunai maupun nontunai. Dari sisi pembayaran tunai, posisi uang yang diedarkan (UYD) tumbuh 7,8% (yoy), menurun dari 10,7% (yoy) pada triwulan sebelumnya.
”Sistem pembayaran nontunai nilai besar melalui BI Real Time Gross Settlement (RTGS) dan nilai kecil melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) berjalan lancar,”ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Kamis (21/2/2019).
Sementara itu, transaksi masyarakat menggunakan ATM-Debit, Kartu Kredit dan Uang Elektronik (UE) tumbuh 13,8% (yoy) pada triwulan IV 2018, meningkat dari 12,1% (yoy) pada triwulan sebelumnya.
Baca Juga: Cara BI Jaga Defisit Transaksi Berjalan 2,5%
Transaksi uang elektronik tumbuh tinggi sebesar 218,9% (yoy) pada triwulan IV 2018, meskipun lebih rendah dibandingkan triwulan III 2018 sebesar 300,4% (yoy).