JAKARTA - Kurs dolar AS menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), pulih dari kerugian awal yang dipicu data ekonomi AS lemah, karena investor mengkonsolidasikan posisi dan mencari insentif baru di tengah negosiasi perdagangan AS dan China serta pembicaraan terkait keluarnya Inggris dari Uni Eropa.
Greenback sebelumnya turun, terpukul oleh data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan, yang menegaskan ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan mempertahankan suku bunga tahun ini stabil.
Baca Juga: Indeks Dolar AS Lesu Merespons Kebijakan The Fed
Dalam perdagangan sore, indeks dolar AS, ukuran nilainya terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0,2% pada 96,611. Namun demikian, dolar AS turun 0,2% terhadap yen menjadi 110,69 yen, meluncur untuk pertama kalinya dalam lima hari. Tetapi greenback menguat terhadap franc dan sterling Swiss.