Kepala Pejabat Promosi Investasi IIPC New York Rahardjo Siswohartono mengatakan pada tahun 2018, ekonomi digital Indonesia mencapai USD27 miliar, termasuk terbesar dan tumbuh paling pesat di Asia Tenggara, serta diperkirakan Google dan Temasek, nilai tersebut akan berkembang menjadi USD100 miliar dalam 10 tahun ke depan.
"Potensi ini turut didukung pemerintah melalui paket kebijakan ekonomi ke-14 yaitu mempermudah dan memperluas akses pendanaan startup, insentif pajak, perlindungan konsumen, serta pendidikan SDM," tambahnya.
Baca Juga: Sah, Indonesia-Eurasia Sepakat Tingkatkan Investasi dan Perdagangan
Oleh karena itu, IIPC New York mengundang para investor itu ke Indonesia untuk menghadiri Regional Investment Forum (RIF) pada Maret 2019 di Banten, guna bertemu langsung dengan pemangku kebijakan di sektor digital ekonomi, penjajakan kerja sama dengan puluhan pengembang tech startup dan proyek-proyek pariwisata.
Selain perkembangan ekonomi digital termasuk teknologi finansial, para peserta sangat antusias dan mendiskusikan lebih lanjut potensi pengembangan destinasi pariwisata Indonesia yang telah dicanangkan pemerintah Indonesia, yakni 10 destinasi baru the New Bali, termasuk pula pembangunan infrastruktur pendukung dan sektor transportasi udara.
(Dani Jumadil Akhir)