"Dengan dibukanya bandara ini sangat membantu masyarakat, terutama pelaku-pelaku bisnis. Dan membuka sektor pariwisata bisa lebih baik karena waktu tempuhnya lebih pendek, hanya sekitar 1 jam dari Jakarta. Para wisatawan itu biasanya sudah tidak mau kalau jalan darat lebih dari 3 jam," sambung Polana.
Setelah dikembangkan sepanjang tahun 2018, Bandar udara Wiriadinata yang terletak di kota Tasikmalaya kini terlihat megah dan modern. Tidak saja dari sisi darat seperti bangunan terminal dan lanskapnya, tapi juga sisi udara seperti runway , taxiway dan apron .
Bandara yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melalui Satuan Pelaksana dari UPBU Bandara Cakrabuwana Cirebon ini pun siap berperan serta lebih untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di daerah Jawa Barat bagian selatan seperti industri, pariwisata dan lainnya.
(Feby Novalius)