JAKARTA - Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi & Pembangunan (OECD) memangkas prakiraan pertumbuhan ekonomi global pada 2019 dan 2020, menyusul penurunan proyeksi sebelumnya pada November, dengan memperingatkan bahwa sengketa perdagangan dan ketidakpastian Brexit akan memukul perdagangan dan bisnis dunia.
OECD memperkirakan dalam laporan sementaranya bahwa ekonomi dunia akan tumbuh 3,3% pada 2019 dan 3,4% pada 2020.
Prakiraan tersebut mewakili pemotongan 0,2 poin persentase untuk tahun 2019 dan 0,1 poin persentase untuk tahun 2020, dibandingkan dengan prakiraan OECD sebelumnya pada November.
"Ketidakpastian kebijakan yang tinggi, ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung, serta erosi lebih lanjut dari bisnis dan kepercayaan konsumen semuanya berkontribusi terhadap perlambatan," kata OECD dalam laporannya seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Rabu (6/3/2019).
“Ketidakpastian kebijakan substansial masih ada di Eropa, termasuk tentang Brexit. Keluarnya (Inggris) yang tidak teratur akan meningkatkan biaya bagi ekonomi Eropa secara substansial," tambah OECD.
Eropa tetap dipengaruhi oleh ketidakpastian atas rencana Inggris untuk keluar dari Uni Eropa, pertengkaran perdagangan AS-China dan titik-titik lemah lainnya, seperti tanda-tanda resesi di Italia.
Untuk Jerman, ekonomi terbesar di Eropa, OECD memangkas lebih dari setengahnya perkiraan pertumbuhan PDB 2019 menjadi 0,7% dari sebelumnya 1,6%.