NEW YORK - Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Rabu waktu setempat setelah tidak adanya perkembangan baru perundingan perdagangan Amerika Serikat (AS)-China.
Investor berharap AS dan China segera mengakhiri perang dagang. Sementara itu sikap dovish soal suku bunga Federal Reserve telah mendorong S&P 500 11% lebih tinggi tahun ini.
Baca Juga: Wall Street Tergelincir Akibat Anjloknya Saham General Electric
Pada minggu ini, bursa saham AS mencatatkan kinerja positif setelah sebuah laporan bahwa AS-China akan mencapai kesepakatan perdagangan pada akhir bulan, tetapi reli yang digerakkan oleh optimisme telah gagal. Demikian seperti dilansir Reuters, Rabu (6/3/2019).
Indeks Dow turun 42 poin, atau 0,16%, indeks S&P 500 turun 3,25 poin, atau 0,12% dan indeks Nasdaq turun 6,5 poin, atau 0,09%.
Baca Juga: Wall Street Menguat Tipis Menanti Damai Dagang AS-China
"Kami memulai tahun ini dengan banyak ketakutan dan ketidakpastian dan beberapa di antaranya telah mereda, tetapi sekarang tidak ada banyak katalis untuk mendorong pasar dengan satu atau lain cara," kata kepala ekonom Raymond James di St. Petersburg Florida, Scott Brown.
(Dani Jumadil Akhir)