MONTREAL – Tujuh bandara Indonesia di beberapa daerah meraih penghargaan ASQ Awards dari Badan Bandara Internasional (Airports Council International/ACI) dalam kategori fasilitas dan infrastruktur terbaik di dunia untuk sektor keberangkatan penumpang.
Ini merupakan raihan positif kendati berbagai bandara itu berada di kota-kota kecil. Namun demikian, para pengelola bandara di Tanah Air harus tetap berinovasi di masa mendatang untuk menyambut jumlah penumpang udara yang diprediksi terus tumbuh.
Hal ini sesuai proyeksi International Air Transport Association (IATA) yang memperkirakan trafik penumpang udara tahun ini naik 7,5%. Penghargaan tersebut juga diharapkan dapat memacu bandara lain di Indonesia untuk memberikan pelayanan terbaik kepada penggunanya.
Dalam daftar yang dikeluarkan ACI, ke tujuh bandara yang mendapat penghargaan tersebut adalah Bandara Depati Amir di Pang kalpinang dan Sultan Thahadi Jambi yang meraih penghargaan Airport Service Quality (ASQ) Departure Awards untuk kategori bandara terbaik dengan penumpang di bawah dua juta orang.
Baca Juga: Pembangunan Bandara Wasior Pakai APBN
Kemudian, Bandara SM Badaruddin II di Palembang dan SS Kasim II di Pekanbaru meraih penghargaan yang sama untuk skala dua hingga lima juta penumpang. Bandara Sepinggan di Balikpapan juga meraih penghargaan untuk kategori lima hingga 15 juta penumpang.
Yang paling menarik adalah Bandara Internasional Sisi ngamangaraja XII (dulu Bandara Silangit) di Siborong- Borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, yang menjadi bandara paling maju peningkatan pelayanannya. Penghargaan lain adalah untuk bandara dengan kategori lingkungan dan suasana terbaik untuk penumpang dibawah dua juta orang.
Bandara tersebut adalah Depati Amir di Pang kal Pinang, RH Fisabilillah di Bintan, Silangit di Tapanuli, dan Sultan Thaha di Jambi. Keempat bandara tersebut juga meraih penghargaan untuk kategori fasilitas dan pelayanan terbaik.
“ASQ Awards merayakan pen capaian bandara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, dan mereka merepresentasikan penghargaan tertinggi bagi operator bandara di seluruh dunia,” ujar Direktur Jenderal ACI World Angela Gittens melansir situs ACI kemarin.
Baca Juga: Resmikan Bandara Radin Inten II, Presiden Jokowi Minta Dikelola AP II
Gittens mengungkapkan, baik kategori baru maupun tradisional, bandara tersebut merespons kebutuhan penumpang yang semakin meningkat dan menginginkan pelayanan yang lebih baik. “Bandara-bandara yang memberikan pelayanan terbaik adalah alat bisnis penting untuk meningkatkan kemampuan industri yang kompetitif,” paparnya.
Pada saat bersamaan, ACI mengumumkan bandara dengan kualitas pelayanan terbaik di seluruh dunia. Bandara yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah bandara internasional Indianapolis, Beijing, Changi Singapura, dan Toronto Pearson.
Bandara Changi di Singapura selalu mendapatkan penghargaan dalam setiap kategori ASQ Awards. Selain itu, Aeroporto di Roma, Chhatrapati Shivaji di Mumbai, Indira Gandhi di Delhi, Shanghai Pudong, dan Sheremetyevo.
Untuk Bandara Internasional Kempegowda di Bangalore, India, pertama kali memenangkan penghargaan untuk kategori Kedatangan yakni ASQ Awards.
Selain itu, Bandara Aero Puerto RamónVilleda Moralesdi Honduras, serta bandara di Dublin, Oslo, Helsinki, Southampton, Bristol, dan London juga mendapatkan penghargaan yang sama. Untuk Bandara Fort Mc Murray di Kanada dan Bandara Muscat di Oman, juga mendapatkan penghargaan ASQ Awards.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi kinerja dua pengelola bandara di Indonesia yakni PT Angkasa Pura (AP) I dan PT Angkasa Pura (AP) II, atas berbagai penghargaan yang diberikan Airport Council International (ACI).