WAISAI - Seperti di daerah lainnya, Kabupaten Raja Ampat juga dihadapkan dengan masalah sampah plastik, Limbah sampah plastik merupakan sumber masalah dan musuh bagi lingkungan, sebab limbah tersebut tidak dapat terurai dalam tanah.
Hal inilah yang menggerakan hati Bagi Sahib Sangadji, seorang tenaga bantuan medis, Nusantara sehat yang merupakan Penanggungjawab Program Kesehatan Lingkungan di Puskesmas Saonek distrik Waigeo Selatan kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.
Plastik bekas justru menjadi barang yang paling diburunya bersama komunitasnya di kampung tersebut.Melalui inovasi dan kreasi yang dilakukannya, limbah plastik bisa disulap menjadi paving block bernilai tinggi.
Walau dengan peralatan yang jauh dari kata sederhana, inovasi limbah plastik yang disulap menjadi paving blok ini mempunmyai kualitas yang bagus dan mempunyai nilai jual.
Kreativitas Sahib muncul saat dia tengah melakukan sebuah pengamatan saat bekerja sebagai tenaga kesehatan di kampung Saonek Waigeo Selatan kabupaten Raja Ampat.
Diapun kemudian berinisiatif untuk memanfaatkan sampah plastik yang berserakan di pesisir pantai dan yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kampung Saonek.