JAKARTA - Pengamat Ekonomi Institut for Development of Economic and Finance (Indef) Bhima Yudistira menilai kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI dan Polri, sangat kecil pengaruhnya untuk bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Menurutnya, kenaikan gaji PNS bisa berpengaruh signifikan jika pemerintah juga memberikan insentif kepada beberapa sektor konsumsi rumah tangga. Misalnya pada sektor makanan minuman (mamin) atau industri properti.
"Kelihatanya tidak bisa (signifikan pengaruhnya ke ekonomi) karena bentuknya belanja konsumtif. Jadi harapannya bisa menstimulus sektor makanan minuman dan properti," ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (19/3/2019).
Baca Juga: Gaji PNS Naik, Belanja Pegawai Bisa Bengkak 22%
Menurut Bhima, kedua sektor tersebutlah yang akan menarik minat dari para PNS untuk membelanjakan uangnya. Di samping memang sektor hiburan (lifestyle) yang perlu diberikan insentif.