Sedangkan, Dubes India untuk RI Pradeep K Rawat menyatakan bahwa India dan Indonesia memiliki banyak kesamaan, yaitu sama-sama negara dengan ekonomi besar serta memilki populasi muda yang besar.
Terkait dengan infrastruktur, pemerintah terus mendorong inovasi pembiayaan infrastruktur melalui program kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) guna mengatasi kesenjangan pembiayaan infrastruktur di dalam APBN.
Sebelumnya, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan KPBU merupakan langkah menutupi kesenjangan pendanaan non-APBN sebesar 70% atau Rp1.435 triliun.
Dia juga mengatakan, kemampuan APBN periode 2020-2024 diproyeksikan hanya mampu memenuhi 30% atau sekitar Rp623 triliun dari total kebutuhan anggaran untuk penyediaan infrastruktur sebesar Rp2.058 triliun.
Kebutuhan anggaran itu mencakup sektor sumber daya air sebesar Rp577 triliun, jalan dan jembatan Rp573 triliun, permukiman Rp128 triliun, dan perumahan sebesar Rp780 triliun.
(Dani Jumadil Akhir)