Baca Juga: Pegadaian Targetkan Pendapatan Rp13,98 Triliun pada 2019
Perseroan juga telah menggandeng Badan Pengelola Keuangan Haji Untuk mendorong kinerja perusahaan pada 2019. Kerja sama ini meliputi kegiatan pendanaan (funding), pembiayaan (financing), investasi emas, kolaborasi untuk melakukan literasi haji dan usaha yang relevan. Selain itu juga menyangkut kegiatan kegiatan terkait pengelolaan keuangan haji sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Kita melihat semangat untuk kembali kepada nilai-nilai syariah saat ini tengah menggeliat dalam masyarakat. Hal ini ditandai dengan merebaknya fenomena yang kita kenal dengan Halal Lifestyle," kata Kuswiyoto.
Pegadaian menangkap keinginan agar perusahaan terus berperan khususnya dalam pengembangan bisnis syariah melalui produk-produk gadai syariah (rahn), pembiayaan usaha mikro syariah (ARRUM), pembiayaan porsi haji (ARRUM Haji), pembiayaan pemilikan kendaraan bermotor (Amanah), gadai tanpa bunga (Rahn Hasan), dan gadai sertifikat (Rahn Tasjily Tanah).
"Salah satu yang menjadi perhatian bagi kami, khususnya Unit Usaha Syariah adalah bagaimana membangun bisnis syariah ini sejak dari hulu sampai ke hilir," pungkas Kuswiyoto. (Hafid Fuad)
(Dani Jumadil Akhir)