IHSG Rawan Koreksi Jelang Pilpres, Dirut BEI: Masih Oke dan Wajar

, Jurnalis
Kamis 04 April 2019 13:16 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Okezone)
Share :

JAKARTA – Tren penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) jelang Pemilu yang tinggal menghitung hari, disikapi dingin oleh Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajdi. Disampaikannya, secara umum transaksi harian rata-rata masih baik jika dibandingkan secara tahunan. Itu karena tahun ini nilai transaksi harian rata-rata masih menembus Rp10 triliun, naik dibandingkan dengan tahun lalu Rp8,5 triliun. ”Jadi masih oke, kalaupun slowdown sedikit mungkin ada pemilu wajar dan orang akan menunggu,” ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Kamis (4/4/2019).

Menurutnya, gejala penurunan ini kemungkinan saja bisa dari pemilu namun itu wajar. Secara umum menurutnya tahun politik dari periode sebelum-sebelumnya tidak akan terlalu berpengaruh ke pergerakan indeks ataupun transaksi pasar modal secara signifikan.”Setidaknya pasca penerapan settlement T+2 justru RNTH dari frekuensi naik menjadi 460.000 kali dari sebelumnya sebesar 382.000 kali,” kata Inarno.

Baca Juga: Naik 13 Poin, IHSG Ambil Jeda di 6.489

Sebagai informasi, mengakhiri perdagangan saham Selasa (2/4), IHSG ditutup menguat 23,46 poin atau 0,36% menjadi 6.476,07. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, bergerak naik 3,52 poin atau 0,35% menjadi 1.019,71.”Penguatan IHSG didorong sentimen meredanya perang dagang. IHSG terkonsolidasi dalam "range" 6.400-6.500,” kata analis Panin Sekuritas William Hartanto.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya