JAKARTA - Di tahun 2018, PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 60,99% atau menjadi Rp14,575 miliar, dibanding periode yang sama tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp9,05 miliar.
Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya seperti dilansir Harian Neraca, Jakarta, Senin (8/4/2019).
Baca Juga: Menteng Heritage Realty Bidik Dana IPO Rp125 Miliar
Sementara pendapatan perseroan tercatat Rp279,266 miliar atau naik 82,35% dibandingkan akhir Desember 2017 yang tercatat sebesar Rp153,15 miliar. Sedangkan beban pokok pendapatan mengalami kenaikan 102,27% dari Rp114,52 miliar menjadi Rp231,63 miliar.
Selain itu, kewajiban perseroan tercatat sebesar Rp161,28 miliar atau naik 3,2% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp156,12 miliar.
Kemudian ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp103,28 miliar atau turun 62,77% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp63,43 miliar. Adapun aset perseroan tercatat Rp264,56 miliar atau naik 20,5% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp219,55 miliar.
Baca Juga: IPO Jaya Trishindo Dibanderol Rp110 per Saham
Sebagai informasi, hingga akhir tahun 2018, emiten yang bergerak di bisnis penyewaan helikopter ini menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 20% menjadi Rp170 miliar hingga Rp 180 miliar.
Sementara, laba bersih ditargetkan bisa tumbuh sekitar 15% di penghujung 2018. Selain itu, perseroan juga telah melakukan ekspansi penambahan armada helikopter baru di tahun lalu. Langkah ini dilakukan seiring dengan membesarnya permintaan transportasi udara.
(Dani Jumadil Akhir)