Menurut Hariyadi, bagusnya perekonomian Indonesia ditandai kinerja positif dari berbagai sektor. Dirinya mencontohkan, pada sektor industri makanan dan minuman selama empat tahun setengah mengalami pertumbuhan
Pada 2014 pertumbuhannya 9,49%, kemudian turun menjadi 7,54% di 2015. Selanjutnya kembali naik menjadi sebesar 8,33% pada 2016, lalu 2017 naik menjadi 9,23% dan tahun 2018 turun menjadi 7,91%.
“Kalau liat di mamin trennya naik 2015-2017 naik, sempat turun 2018 karena CPO ada penurunan di sana. Kalau enggak ada gangguan di CPO bisa naik,”katanya.
Baca Juga: Jelang Pilpres, Pengusaha dan Serikat Pekerja Susun Roadmap Ekonomi
Menurut Hariyadi, salah satu penyebab ekonomi Indonesia mampu bertahan dari gempuran ketidakpastian global karena pembangunan infrastruktur yang signfikan. Pembangunan infrastruktur begitu masif mampu memperlancar perputaran ekonomi nasional.