JAKARTA – CEO Disney Bob Iger mengatakan, akan mengundurkan diri dari jabatannya pada 2021.
"Saya berharap kontrak saya akan berakhir pada akhir 2021, dan aku akan mengatakan 'dan kali ini aku bersungguh-sungguh,' tapi aku sudah mengatakannya sebelumnya. Saya telah menjadi CEO sejak Oktober 2005 dan seperti yang telah saya katakan berkali-kali, ada waktu untuk semuanya dan 2021 akan menjadi waktu bagi saya untuk akhirnya mundur,” ujarnya seperti dilansir dari CNBC, Jakarta, Jumat (12/4/2019).
Baca Juga: Bob Iger Jadikan Disney Raja Media Dunia
Iger telah memperpanjang kontraknya dengan Disney dua kali selama masa jabatannya. Sekali di 2018 dan kemudian melalui 2021, tetapi itu tergantung pada penutupan kesepakatan Fox. Sejak merger itu selesai, Iger akan tetap dengan perusahaan sebagai kepala eksekutif untuk dua tahun ke depan.
"Saya telah bertunangan dengan dewan selama beberapa waktu dan ada diskusi tentang suksesi dan mereka telah terlibat dalam proses suksesi," kata Iger. "Dan kami terus merasa bahwa mereka akan dapat mengidentifikasi penerus saya secara tepat waktu sehingga perusahaan ini memiliki transisi yang lancar."
Iger telah berperan banyak dalam akuisisi Disney, termasuk Pixar pada 2006, Marvel pada 2009, dan Lucasfilm pada 2012. Dia juga mendorong peluncuran Disney +, layanan streaming yang diisi dengan film dan acara televisi asli serta catatan klasik Disney. konten animasi dan live-action.
Ada desas-desus bulan lalu bahwa restrukturisasi internal Disney sedang menetapkan dua eksekutif puncak sebagai calon penerus Iger.
Baca Juga: Disney Akuisisi Fox Rp1.000 Triliun, Apa Untungnya?
Kevin Mayer usia 55 tahun selaku kepala strategi perusahaan, ditunjuk sebagai ketua segmen konsumen langsung dan internasional baru. Dan Robert Chapek usia 58 sebagai kepala taman, menambahkan produk konsumen ke dalam pengawasannya.
Mantan kepala produk konsumen James Pitaro, dinobatkan sebagai kepala ESPN, tetapi dianggap sebagai bidikan panjang untuk peran CEO.
(Dani Jumadil Akhir)