RI Miliki Potensi Besar di Industri Sarung Tangan Karet

Taufik Fajar, Jurnalis
Selasa 07 Mei 2019 12:51 WIB
Ilustrasi: Foto Okezone
Share :

JAKARTA - Indonesia memiliki potensi pertumbuhan produksi sarung tangan kesehatan yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan global.

Berdasarkan data Malaysian Rubber Glove Manufacturers Association (Margma), dengan pertumbuhan permintaan hingga 300 miliar sarung tangan tahun 2019 kontribusi pangsa pasar terbesar masih dari Malaysia yaitu 63%, diikuti oleh Thailand dan China dengan 18% dan 10%. Indonesia sendiri dengan potensi karet alam yang tinggi hanya memiliki pangsa pasar 3%.

“Ini merupakan potensi besar bagi Indonesia untuk meningkatkan pangsa pasarnya di industri sarung tangan karet, bahkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri saja dengan jumlah penduduk saat ini, potensi Indonesia cukup besar,” kata Presiden Direktur PT Mark Dynamics Indonesia Tbk Ridwan Goh dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (7/5/2019).

 Baca Juga: Permintaan Naik, Pasar Sarung Tangan Karet Bakal Tembus Rp67 Triliun

Lebih jauh Ridwan menyatakan, Margma sebagai asosiasi produsen sarung tangan karet terbesar di dunia melihat Indonesia merupakan negara dengan potensi pertumbuhan konsumsi sarung tangan kesehatan yang tinggi.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tumbuh relatif stabil dibandingkan pertumbuhan ekonomi Asia, bahkan Dunia, diiringi jumlah penduduk terbesar keempat dunia telah menjadi potensi pertumbuhan konsumsi sarung tangan kesehatan yang tinggi,” ungkap Ridwan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya