JAKARTA - Pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini dibuka oleh Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Selain membuka perdagangan, dilakukan juga nota kesepahaman antara BPJS Kesehatan dengan PT Bursa Efek Indonesia tentang optimalisasi penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat dan Edukasi Pasar Modal.
"Jadi ini wujud kerjasama dan sinergi penyelenggaraan JKN-KIS. Di mana di institusi ini terdapat banyak perusahaan yang sudah go publik sehingga banyak informasi yang bisa didapat dari sini," ujar Direktur Penilaian Perusahaan I Gede Nyoman Yetna, di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (15/5/2019).
Baca Juga: Sri Mulyani: Jangan Sampai 10 Tahun BPJS Kesehatan Bangkrut
Dia mengatakan, di BEI terdapat 629 perusahaan terbaik dan 728 perusahaan yang telah terbitkan instrumen. Dari banyaknya perusahaan tersebut, diharapkan bisa menambah data base peserta JKN-KIS.
"Jadi sekarang bagaimana perusahaan yang ada di sini bisa menjadi data base BPJS, karena institusi kami ini strategis," tuturnya.