Melacak Asal Usul Simbol Dolar Amerika Serikat

, Jurnalis
Selasa 11 Juni 2019 20:05 WIB
Ilustrasi: Foto Shutterstock
Share :

JAKARTA - Simbol dolar boleh dibilang adalah satu di antara sejumlah simbol terkuat di dunia yang maknanya tidak sekedar mata uang Amerika Serikat.

Melansir BBC, Jakarta, Selasa (11/6/2019), simbol tersebut merupakan lambang mimpi Amerika serta semua turunannya yang bersifat konsumerisme dan komodifikasi. Begitu simbol itu terlihat, mungkin bayangan yang muncul dalam pikiran Anda adalah ketamakan dan kapitalisme yang merajalela.

Simbol ini telah dikooptasi oleh budaya pop (misalnya penyanyi Ke$ha dan kaos oblong yang menampilkan lambang ini) dan dipinjam oleh berbagai seniman (Salvador Dali pernah membuat kumis berlambang dolar dan Andy Warhol menampilkannya dalam lukisan akrilik yang kini berharga $$$).

Lambang dolar juga digunakan secara luas dalam bahasa pemrograman komputer hingga emoji.

 Baca Juga: Indeks Dolar Menguat Buntuti Pergerakan Wall Street

Namun, meskipun mudah dijumpai di mana-mana, simbol dolar tidak pasti asal-usulnya. Ada banyak teori bermunculan, mulai dari koin-koin Bohemia, pilar Hercules, hingga kaum pedagang yang terburu-buru.

Berbeda dengan sen, yang disimbolkan secara logis dengan huruf 'c' kecil dengan garis melintang, lambang dolar tidak ada huruf 'D'. Jika Anda memandangnya secara lekat, Anda akan melihat huruf 'S' dengan dua garis vertikal yang membentuk huruf 'U'.

Hal ini menimbulkan salah kaprah yang sering terjadi: lambang dolar adalah singkatan dari United States.

Itulah yang diyakini filsuf sekaligus penulis Ayn Rand. Dalam salah satu bab dalam novel terbitan 1957, Atlas Shrugged, seorang tokoh bertanya ke tokoh lain mengenai maksud dari lambang dollar.

 Baca Juga: Dolar Masih Lesu di Tengah Perlambatan Data Pekerjaan AS

Jawabannya seperti ini: 'untuk pencapaian, untuk kesuksesan, untuk kemampuan, untuk kekuasaan kreatif seorang pria—dan atas alasan-alasan itu, simbol ini digunakan sebagai merek keburukan. Simbol itu adalah inisial dari United States'.

Anggapan Rand sepertinya keliru. Sebab, tidak hanya AS dikenal dengan sebutan United Colonies of America sampai 1776, tapi juga ada indikasi bahwa lambang dolar sudah digunakan sebelum AS lahir.

Lambang mata uang Inggris, poundsterling, berasal dari 1.200 tahun lalu. Kala itu simbol tersebut digunakan oleh orang-orang Romawi sebagai singkatan 'libra pondo', satuan berat Kekaisaran Romawi.

Libra, dalam bahasa latin berarti timbangan. Sehingga libra pondo diterjemahkan secara harfiah menjadi 'berat dalam pound'.

Pada era Anglo-Saxon, pound menjadi satuan mata uang yang setara dengan satu pon perak. Selain meminjam nama latin 'libra pondo', bangsa Anglo-Saxon meminjam lambang 'L'. Garis yang melintang pada huruf tersebut datang kemudian, guna menyiratkan aksara itu adalah singkatan.

Selembar cek yang dapat disaksikan di Museum Bank of England di London menunjukkan bahwa lambang pound pada 1661 sudah seperti yang kita lihat sekarang, meski perlu waktu lebih lama agar simbol itu diadopsi khalayak dunia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya