Selain itu, lanjut Edwin, calon bos BUMN harus memiliki intergritas yang bagus. Artinya, calon pengganti Sofyan Basir harus bersih dari kasus hukum, korupsi dan kolusi.
Baca Juga: Kementerian BUMN Siapkan 5 Nama Jadi Bos PLN
Kemudian, calon bos PLN harus memiiki nasionalisme yang tinggi. Artinya sang calon harus mementingkan kepentingan negara dibandingkan apapun.
“Orangnya selain dia integrity-nya bagus, orangnya merah putih, leadership sangat kuat dia harus bisa punya kemampuan memimpin dan orang yang problem solver,” katanya.
(Feby Novalius)