Urgensi Redesain Pasar Modern

, Jurnalis
Rabu 19 Juni 2019 17:13 WIB
Redesain Pasar Modern (Ilustrasi: Shutterstock)
Share :

Suatu Saran: Redesain Pasar Modern

Poin krusial yang harus disadari adalah bahwa kepentingan konsumen lah yang menjadi tujuan utama dari keberadaan pasar modern. Tidak mudah mewujudkan pemenuhan ketiga kepentingan konsumen apalagi konsumen dewasa ini ditempatkan sebagai penentu utama “hidup-matinya” pasar modern. Kepentingan pedagang dan pemerintah daerah merupakan konsekuensi logis yang tetap tidak kalah mendesaknya. Untuk mewujudkannya, diperlukan adanya kehendak baik terutama pihak pemerintah daerah dan pedagang. Tidak bisa dibebankan kepada satu atau dua pihak. Oleh karena itu, dua pihak yang mempunyai tanggungjawab dan kewenangan terhadap kemajuan dan perkembangan pasar modern harus duduk bersama, berbicara dengan niat yang baik, merumuskan program berkualitas dan terpadu agar pasar modern memberikan daya tarik yang tinggi bagi pembeli dan calon pembeli di wilayah masing-masing. Itulah sebabnya mengapa redesain pasar modern menemukan momentum pentingnya.

Pertanyaannya adalah apa yang perlu didesain kembali? Tidak boleh salah tangkap dengan pertanyaan ini. Penulis tidak bermaksud mendesain ulang bangunan pasar modern yang telah ada. Redesain lebih didasarkan berbagai strategi pemasaran dan penjualan yang tidak terlepas dari kebutuhan untuk memperbaiki berbagai kekurangan dalam sarana dan personalia yang menyertainya. Tidak kurang baiknya jika pedagang menyusun strategi promosi dan penjualan yang lebih menarik. Tidak kalah pentinya pemerintah memperbaiki sarana dasar dan pendukung yang dapat melengkapi daya tarik wajah pasar modern. Perlu diingat bahwa redesain ini mendesak dilakukan mengingat desakan kuat muncul dari masuknya pasar-pasar ultra-modern yang sudah menunjukkan tingkat efektivitasnya dalam menarik calon pembeli lintas wilayah.

(Dosen Program Studi Manajemen Universitas Pembangunan Jaya - Yohanes Totok Suyoto, Hastuti Naibaho, dan Dion Dewa Barata)

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya