JAKARTA - Presiden Joko Widodo bertemu dengan Pangeran Arab Saudi Mohammad bin Salman di sela-sela KTT G-20 di Osaka, Jepang. Dalam pertemuan tersebut ada beberapa hal yang dibahas oleh dua pimpinan negara tersebut.
Salah satunya adalah keingan Presiden Jokowi untuk turut berpartisipasi dalam revolusi ekonomi untuk mencapai visi Saudi 2030. Indonesia siap membantu Kerajaan Arab Saudi untuk membangun rumah ataupun konstruksi lainnya.
Apalagi Saat ini Indonesia memiliki dua BUMN yaitu Wijaya Karya dan Waskita Karya yang telah berpengalaman dan memiliki kantor perwakilan di Arab Saudi.
“Saya sampaikan BUMN konstruksi Indonesia siap untuk mendukung pembangunan di sektor perumahan ataupun untuk konstruksi proyek-proyek NEOM,” ujar Jokowi dikutip dari Antaranews, Sabtu (29/6/2019).
Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan minat Indonesia untuk terlibat dalam proyek sektor perkeretaapian Arab Saudi. Untuk itu, Presiden ingin agar tim dari kedua pihak bisa bertemu untuk membahas hal ini secara khusus.
Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas mengenai kerjasama kedua negara di bidang energi. Dalam pembahasan tersebut, kedua menyingung masalah kerja sama antara Pertamina dengan Aramco.
Kedua Menteri luar negeri kedua negara telah membahasnya di Jeddah dan bersepakat untuk mendorong pertemuan tingkat menteri kedua negara.