SMD Production Manager Bentoel Group Adhe Sona Wijanarko mengatakan, pabrik perseroan yang berlokasi di Malang, produk rokok yang dihasilkan lebih banyak ditujukan untuk ekspor ke berbagai negara.
”80% dari produksi rokok perseroan dialokasikan untuk pasar global, sementara selebihnya ditujukan untuk pasar domestik,” jelasnya.
Sementara itu, Plant Start Up Manager Bentoel Group Andi Wongso menegaskan, sebesar 80% produk tembakau yang diolah perseroan juga ditujukan untuk ekspor ke negara Asia Pasifik dan Timur Tengah.
”Semuanya kami ekspor ke pabrik milik British American Tobacco (BAT), jadi kami dapat order dari mereka,” tegasnya.
Dia mengungkapkan, dari jumlah tembakau olahan yang diekspor, 30% dikirim ke Korea, kemudian Singapura dan Vietnam, sisanya ke negara lain.