Kemudahan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat. Dalam prakteknya, kebijakan tersebut lebih memprioritaskan pada Sektor Produksi yaitu sektor yang menambah jumlah barang dan atau jasa di sektor pertanian, sektor industri pengolahan, sektor konstruksi, sektor pertambangan garam, sektor pariwisata, sehingga akses pendanaan jauh lebih mudah dan tepat sasaran.
Dalam sambutan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono mengungkapkan pihaknya bersama Himbara melakukan gerakan ini sebagai salah satu bentuk sinergi dalam mengembangkan Sektor Pariwisata. Pelaku UMKM di sektor wisata layak menerima KUR sepanjang tergolong sebagai usaha kecil. Selain itu, bersama bank-bank Himbara, pemerintah juga mendorong adanya pendampingan budidaya serta peningkatan hasil produksi dengan dukungan KUR serta percepatan program berupa Corporate Social Responsibility (CSR).
Sementara itu Bupati Abdullah Azwar Anas menyampaikan terima kasihnya kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Himbara atas pelaksanaan Kegiatan Penyaluran KUR Pariwisata. “Pemerintah terus mendorong Banyuwangi untuk selalu memunculkan inovasi-inovasi yang mendukung sektor pariwisata, oleh karena itu di tahun 2019 Banyuwangi mengusung Majestic Banyuwangi Festival 2019 yang berisi rangkaian 99 event budaya Banyuwangi yang akan diselenggarakan sepanjang tahun 2019,” ujarnya.
Di lain kesempatan, Sunarna Eka mengungkapkan dalam mendukung program pemerintah untuk mengembangkan sektor pariwisata, BNI hadir sebagai penyedia layanan perbankan hingga proses pendanaan bagi pegiat UMKM. Adapun portofolio penyaluran KUR BNI di Sektor Pariwisata pada Kuartal II 2019 mencapai Rp 3,11 triliun dengan total debitur sebanyak 18.705 debitur Sektor Pariwisata. Sedangkan di Kabupaten Banyuwangi sendiri, portofolio penyaluran KUR Pariwisata BNI mencapai Rp 130 miliar dengan total debitur sebanyak 4.305 debitur.
Pada acara ini, BNI memberikan bantuan CSR berupa bantuan alat batik kepada Kelompok Pengrajin Batik di Kabupaten Banyuwangi.