Ketika dolar AS turun maka emas berjangka biasanya naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.
Dalam perkembangan terkait tetapi tidak terduga, bank sentral di Selandia Baru, India dan Thailand semua mengumumkan penurunan suku bunga utama pada Rabu (7/8/2019).
Pelonggaran kebijakan moneter di berbagai negara memicu kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan ekonomi global, sehingga memberikan dukungan lebih lanjut terhadap emas berjangka, kata analis pasar.
Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 75,1 sen atau 4,57% menjadi ditutup pada USD17,196 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik USD17,80 atau 2,09% menjadi menetap di USD871,00 per ounce.
(Dani Jumadil Akhir)