4. Antisipasi Risiko
Saat masih single saja kita sudah dianjurkan untuk memiliki perlindungan/asuransi akan diri kita sendiri apalagi setelah menikah. Asuransi jiwa cocok sudah punya risiko finansial (tanggungan) seperti anak dan orangtua yang sudah pensiun.
Asuransi kesehatan juga tak kalah penting, nggak mau kan uang yang selama ini kita kumpulkan tiba-tiba harus lenyap digunakan untuk biaya pengobatan. Perlindungan ini dibutuhkan agar kita selalu siap apabila hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
5. Bertanggung Jawab
Setelah menikah ataupun sebelum menikah, Anda dan pasangan harus membicarakan mengenai pengaturan kas keluarga, mulai dari siapa yang bertanggung jawab mengatur atau mencatat keluar masuk kas, apakah perlu membuat tabungan bersama, dan hal-hal lain.
Membuat anggaran untuk kebutuhan rumah tangga penting agar keuangan lebih terkontrol. Selain dicatat manual, kini banyak aplikasi keuangan rumah tangga. Dengan kecanggihan teknologi, pengeluaran atau pemasukan bisa langsung dicatat saat itu juga.