“Kapal ternak ini penuh, tapi kapal itu (sambil menunjukkan kapal barang) memang masih belum penuh. Sehingga ke depan, bisa diisi nanti kalau garam itu tahun depan sudah mulai produsi. Isi ke Jawanya garam, isi nanti mungkin sapinya dipotong di sini sehingga nanti kirimnya daging beku. Ini ke depan kira-kira seperti itu ya,” terang Presiden.
Presiden berharap, ke depan Pelabuhan Tenau ini akan bisa dikembangkan ke internasional. Mungkin untuk hub di sebelah timur, kalau kajiannya selesai akan berbeda.
Mendampingi Presiden Jokowi dalam peninjauan itu antara lain Menteri Perhubungan Budi K. Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur NTT Victor Laiskodat.
(Feby Novalius)