Fakta Menarik Perombakan Direksi BUMN ala Menteri Rini yang Bikin Gaduh

Feby Novalius, Jurnalis
Sabtu 31 Agustus 2019 08:05 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak merombak direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga Oktober 2019 diabaikan Menteri BUMN Rini Soemarno. Orang nomor satu di Kementerian BUMN tersebut tetap melakukan perombakan direksi dan komisaris beberapa BUMN.

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Menteri Rini telah merombak direksi Bank Tabungan Negara (BTN), Bank BRI, Bank BNI dan PGN. Sedangkan komisaris yang dirombak dari PLN dan Bank Mandiri.

Baca Juga: Rombak Jajaran Direksi, BNI Angkat Direktur Keuangan Baru

Perombakan direksi dan komisaris BUMN tersebut menuai polemik. Di mana Direktur Utama BRI Suprajarto menolak untuk menggantikan Maryono sebagai Direktur Utama Bank BTN.

Okezone pun merangkum sejumlah fakta-fakta menarik terkait polemik perombakan direksi dan komisaris BUMN yang dilakukan "diam-diam" oleh Menteri Rini, Sabtu (30/8/2019):

1. Maryono Diberhentikan

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Pemegang saham memberikan persetujuan perseroan untuk mengganti Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Maryono.

Corporate Secretary Bank BTN Achmad Chaerul mengatakan, susunan pengurus bank ini diharapkan dapat memperkuat kinerja perseroan dalam memenuhi target bisnis sekaligus menjawab tantangan masa depan.

Susunan Direksi BTN :

Direktur Utama : Suprajarto

Direktur Commercial Banking : Oni Febriarto Rahardjo

Direktur Consumer Banking : Budi Satria

Direktur Compliance : R. Mahelan Prabantarikso

Direktur Collection, Aset Management : Elisabeth Novie

2. Polemik Perombakan Direksi Dimulai

Menjadi Direktur Utama Bank BTN, Suprajarto menolak. Mantan Direktur Utama Bank BRI ini memutuskan untuk mengundurkan diri.

Baca Juga: BNI Salurkan Kredit untuk Operasional Pelni

Atas penetapan RUPSLB BTN pada hari ini saya tidak dapat menerima keputusan itu. Dan saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari hasil RUPSLB BTN," ujar Suprajarto.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya