Selain itu, Indeks harga hasil produksi pertanian juga lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian
“Bisa dilihat bahwa seluruh subsektor pertanian NTP nya mengalami peningkatan kecuali hanya untuk perkebunan," ucapnya.
Secara rinci, kenaikan NTP Subsektor Tanaman Pangan sebesar 1,11%, Subsektor Hortikultura sebesar 0,30%, Subsektor Peternakan sebesar 0,97%, dan Subsektor Perikanan sebesar 0,60%. Sementara itu, NTP Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat mengalami penurunan sebesar 0,43%.
"Holtikultura komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya cabai merah dan cabai rawit yang tadi saya sebutkan sebabkan inflasi, karena harga di tingkat konsumen menjadi naik. Untuk komoditas yang sebabkan penurunan pendapatan untuk petani perkebunan ini adalah harga karet yang turun, kopi dan kakao," jelasnya.
(Fakhri Rezy)