Indonesia Jangan Hanya Jadi Pasar Kendaraan Listrik

, Jurnalis
Rabu 04 September 2019 11:52 WIB
Mobil Listrik (Foto: Okezone/Taufik)
Share :

JAKARTA - Indonesia diharapkan jangan hanya menjadi pasar dari kendaraan listrik oleh berbagai produsen global, tetapi mesti dapat mengambil manfaat ekonomi yang optimal.

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza menyatakan Indonesia selayaknya tidak hanya menjadi pasar bagi kendaraan ramah lingkungan, namun juga memperoleh manfaat di berbagai sektor, termasuk dalam bidang ekonomi.

"Tentunya dengan semangat dan antusiasme yang tinggi agar kita mendapat kesempatan memperoleh manfaat lebih dalam berbagai hal termasuk ekonomi, dan tidak hanya sekadar menjadi pasar," kata Hammam di Jakarta, Rabu (4/9/2019).

 Baca Juga: PLN: Cas Mobil Listrik Lebih Murah Dibanding Beli Bensin

Menurut dia, hal itu bertujuan untuk meningkatkan daya saing menuju kemandirian bangsa serta melaksanakan kaji terap tekonologi untuk menghasilkan inovasi, audit, kliring, layanan serta alih teknologi.

BPPT juga telah memperkenalkan inovasi teknologi kepada publik yaitu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (Electric Vehicle Charging Station/EVCS) yang ditempatkan di dua kantor BPPT yang berada di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dan Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan.

"Ke depannya, dalam sektor transportasi, kemajuan inovasi Indonesia diharapkan tidak hanya pada penerapan kendaraan listrik, namun juga kepada komponen pendukungnya," katanya.

 Baca Juga: Kendaraan Listrik Tempuh Jarak 900 Km, Ternyata Ada Masalah di Sini

Sebagaimana diwartakan, Kementerian Perindustrian mengincar investasi sektor industri baterai kendaraan listrik yang diproyeksi akan semakin tumbuh dan berkembang di dalam negeri.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya