Kementan juga mencatat perkembangan ekspor tomat sepanjang semester I-2019. Di mana pada Januari mencapai 64.713 kg atau senilai USD73.190, lalu di bulan Februari ekspor tomat mencapai 91.051 kg atau senilai USD107.926.
Kemudian di bulan Maret ekspor tomat menurun jadi 36.829 kg atau senilai USD41.280, tidak lama kemudian di bulan April angka ekspor melonjak ke angka 114.651 kg atau senilai USD140.399.
Selanjutnya di bulan Mei angka ekspor bergerak di 90.246 kg atau senilai USD109.022 dan di bulan Juni angka ekspor tomat mencapai 36.676 kg atau senilai USD46.943.
"Dengan hasil survei ini, menandakan bahwa Ekspor hasil produk pertanian Indonesia makin diakui dan diterima di luar negeri," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
(Rani Hardjanti)