Perlu diketahui, kebanyakan permainan yang berbasis olahraga mengalahkan game lain secara teratur di setiap kategori game, kecuali game action dan tembak-tembakan di Amerika Serikat.
Game FIFA, sekarang di tahun ke-20, telah menciptakan ketagihan pada banyak orang sejauh ini. Orang-orang seperti Shane Solo (34 tahun), seorang pekerja layanan sosial di Washington, DC membeli game itu dari tiap tahunnya. "Rasanya tidak seperti membeli game yang sama," kata Solo.
Dia adalah salah satu moderator Reddit untuk r/FIFA, sebuah komunitas online yang memiliki lebih dari 260.000 pelanggan dan mendapat sekitar 2 juta pengunjung per hari, menurut data yang ditarik dari Reddit. "Akan ada fans garis keras FIFA yang bisa mengajarkan Anda hal-hal tentang permainan yang akan membawa Anda ke level berikutnya," jelasnya.
Menurut data EA pada 2018, FIFA berhasil terjual sebanyak 260 juta kopi sejak awal. Pada bulai Mei, perusahaan memperkirakan bahwa game FIFA baru-baru ini menyumbang 14% dari total pendapatan bersih perusahaan pada tahun fiskal 2018. Bahkan, jika ada yang merusak waralaba FIFA, keuangan EA bisa terancam.
Meskipun FIFA menjadi permainan video olahraga terlaris secara global, menurut EA, game American Footbal yang bernama Madden menduduki peringkat teratas di Amerika Serikat. Sementara judul NBA 2K adalah permainan video olahraga terlaris tahun ini selama tiga tahun terakhir, menurut NPD Group.
"Kami memiliki persaingan yang ketat," kata CEO Take-Two Strauss Zelnick pada konferensi Goldman Sachs Communacopia di New York. "NBA 2K bukan game olahraga terbesar di dunia. Kehormatan itu diberikan kepada teman-teman kami di EA dengan FIFA."
(Dani Jumadil Akhir)