JAKARTA - Mantan Direktur Sertifikasi dan Kelaikan Udara (DSKU) Kementerian Perhubungan Christian Bisara memberikan gambaran terkini tentang sistem penerbangan yang ada di Papua. Hal ini sebagai respons mengenai banyaknya pertanyaan tentang sistem penerbangan di Papua yang dinilai berbahaya.
Baca Juga: Perhatian! Penerbangan dari Bandara Halim Dialihkan ke Soetta hingga 5 Oktober
Menurut Christian, sebenarnya penerbangan menuju Papua sudah relatif aman. Sebab setiap Bandara yang ada di Papua sudah dilengkapi oleh sistem pengamatan penerbangan.
"Tentang infrastruktur, di Papua sudah dipasang ADS-B sebagai sistem pengamatan (surveillance) penerbangan," ujarnya di Kementerian perhubungan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).
Baca Juga: Viral Pesawat Tertiup Angin saat Takeoff, Bikin Deg-degan!
Menurut Christian, dengan teknologi ADS-B (automatic dependent surveillance-broadcast), petugas pengatur lalu lintas penerbangan akan memperoleh informasi detail tentang penerbangan. Biasanya informasi yang didapatkan dari para petugas pengatur lalu litas penerbangan adalah terkait posisi, kecepatan, mode-S address, arah, callsign, dan lain-lain.
Sementara untuk implementasi teknologi ADS-B dalam penerbangan dapat meningkatkan keselamatan dan kapasitas ruang udara.
Namun efektivitas implementasinya harus dibarengi dengan teknologi yang ada di pesawat udara. "Harus dipasang GPS-route. Enggak mahal juga, sebenarnya," ucapnta.