JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mempunyai dua wakil menteri (wamen) BUMN yang akan membantunya bekerja dalam lima tahun ke depan.
Hal itu diketahui setelah Presiden Jokowi memperkenalkan sekaligus melantik para wakil menteri dalam Kabinet Indonesia Maju 2019-2024. Berikut fakta-fakta seputar wakil menteri BUMN seperti dirangkum Okezone, Minggu (27/10/2019):
1. Punya 2 Wakil Menteri BUMN
Hingga saat ini, terdapat dua wakil menteri BUMN yang telah dilantik. Mereka adalah Budi Gunadi Sadikin dan Kartika Wirjoatmodjo. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka. Setelah pengumuman, Jokowi juga langsung melantik mereka sebagai wamen Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.
Baca Juga: Erick Thohir Ingat Kenangan Masa Kecil Bersama Ayah, Netizen: Calon Hokage Berikutnya
2. Mantan Dirut Bank Mandiri
Presiden Joko Widodo menunjuk dua wakil menteri (Wamen) untuk Kementerian Badan Usaha dan Milik Negara (BUMN). Kedua nama tersebut, Mantan Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmadjo dan mantan Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin.
"Beliau juga sama, Dirut Bank Mandiri dan kita percaya menjadi wakil menteri BUMN. Jadi ada 2 wakil menteri di BUMN dan kedua-keduanya berasal dari Bank Mandiri, bankir," kata Jokowi.
Baca Juga: Erick Thohir Punya 2 Wamen BUMN, Apa Tugasnya?
3. Sempat Usulkan 34 Nama Wamen
Sebelumnya, permintaan Menteri BUMN Erick Thohir perihal Wakil Menteri BUMN akan diputuskan Presiden Jokowi. Tercatat, Erick mengusulkan 34 nama yang akan menjadi Wakil Menteri BUMN. Sementara Erick membutuhkan tiga hingga lima Wakil Menteri BUMN.
"Nanti berapa Wamennya saya tidak tahu karena keputusan beliau (pak Jokowi). Sesuai dengan sektor," kata Erick.
4. Saling Bagi Tugas
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, nantinya baik dirinya dengan Budi Gunadi akan ada pembagian tugasnnya masing-masing. Pasalnya, ada sekitar 142 perusahaan BUMN yang akan dikelola Kementerian BUMN.
“Oh kita baru, masih diskusi kita. Kita pasti bagi portofolio karena kan BUMN kan besar sekali, 142 perusahaan, ada Rp8.400 triliun asetnya. Kita pasti bagi portofolio," ujarnya.
5. Menteri BUMN Erick Thohir Langsung Geber 3 Proyek Mandek
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tak mau berleha-leha dan memilih untuk langsung tancap gas. Usai melakukan serah terima jabatan dengan Rini Soemarno, dirinya langsung segera menyelesaikan tugas yang sudah menumpuk.
Setidaknya ada tiga program prioritas yang dikebut oleh Erick Thohir. Misalnya proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, pembangunan Kilang Cilacap antara PT Pertamina (Persero) dan Saudi Aramco, serta penyehatan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
“Salah satunya Kereta Cepat Jakarta-Bandung, negosiasi Aramco dan Pertamina untuk pembangunan refinery di mana hal ini bagus buat energi nasional. Lalu mengenai Jiwasraya kita tahu kondisinya, kita harus cari solusi," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (25/10/2019).
6. Jokowi Harapkan Peningkatan Valuasi Aset
Dengan dilantiknya kedua wakil menteri tersebut, Jokowi berharap dengan adanya dua wakil menteri BUMN akan ada lompatan besar dalam valuasi aset BUMN yang ada saat ini mencapai Rp8.400 triliun
"Untuk mencari partner yang baik sehingga BUMN kita menjadi sebuah perusahaan korporasi yang memiliki reputasi yang baik di dunia global," kata Jokowi.
(Fakhri Rezy)